Ini bukan sekedar goresan pena
Yang ditulis dalam bentuk puisi dan dirangkai dengan kata
Ini bukan sekedar curahan hati
Yang diungkapkan dalam selembar kertas yang tak berwarna
Tapi ini sebuah ungkapan hati
Untukmu yang sedang kunanti disini
Sang bidadari yang kuinginkan dihati
Ketika cinta itu datang tak ada yang mampu kulakukan
Begitu misteri dan tak bisa kumengerti
Perlahan-lahan tanpa permisi
Membangun singgasana bermahkotakan cinta yang suci
Ingin kulukiskan cinta itu dihatimu
Dengan hiasan syahadah dan janji setia
Tapi ada tanya dan ragu yang masih menyatu
Apakah aku yang ada dihatimu…
Pekanbaru, 06 November 2011
“Masih ada tanya dihati….”
Minggu, 06 November 2011
Sabtu, 29 Oktober 2011
WANITA BERJILBAB
Siapakah dirinya …
Senyum yang indah di wajah…
Tatapan yang penuh makna…
Tutur sapa yang halus dan bijaksana …
Akhlaknya yang begitu indah mempesona…
Menggoda diriku untuk menyapanya…
Tapi mulut ini tidak mampu berkata…
Karena iman yang kau punya membuatku tersipu malu dihadapanmu…
Hanya kekaguman yang bisa kuungkapkan…
Dalam selembar kertas putih yang bertuliskan kata cinta..
Dan diatas sajadah yang bertahtakan seuntai doa…
Berharap cinta dihatimu adalah untukku…
Berharap menjadi bagian hidupmu mungkin hanya mimpi…
Cukup senyum , tawa dan akhlakmu yang kusimpan di hati…
Wanita berjilbab…siapakah namanya…
Pekanbaru, 29 Oktober 2011
“Masih membekas dihati sebuah kata untukmu….”
Senyum yang indah di wajah…
Tatapan yang penuh makna…
Tutur sapa yang halus dan bijaksana …
Akhlaknya yang begitu indah mempesona…
Menggoda diriku untuk menyapanya…
Tapi mulut ini tidak mampu berkata…
Karena iman yang kau punya membuatku tersipu malu dihadapanmu…
Hanya kekaguman yang bisa kuungkapkan…
Dalam selembar kertas putih yang bertuliskan kata cinta..
Dan diatas sajadah yang bertahtakan seuntai doa…
Berharap cinta dihatimu adalah untukku…
Berharap menjadi bagian hidupmu mungkin hanya mimpi…
Cukup senyum , tawa dan akhlakmu yang kusimpan di hati…
Wanita berjilbab…siapakah namanya…
Pekanbaru, 29 Oktober 2011
“Masih membekas dihati sebuah kata untukmu….”
Rabu, 26 Oktober 2011
JIKA ITU HARI PERNIKAHANKU
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku harus bangun lebih awal
Melaksanakan shalat dan berterimakasih kepada Allah
Atas semua nikmat yang telah Dia berikan kepadaku
Khususnya untuk hari yang bahagia ini
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku harus membuka jendela kamarku
Hingga bisa kurasakan udara segar di wajahku
Aku ingin melihat matahari terbit
Aku ingin mendengar nyanyian burung-burung
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku ingin melihat senyum diwajah setiap orang
Dan tidak ada satu orangpun yang merasa tersakiti hari ini
Jika ada air mata di mata mereka
Itu hanyalah air mata kebahagiaan
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku ingin duduk disamping permaisuriku
Mengenggam jemarinya dalam jemariku
Kemudian akan kubisikkan kepadanya
Selamat datang dalam hidupku…CINTA
Aku terbangun dari mimpi...Semuanya masih terlihat sama
Hari ini bukanlah hari pernikahanku...Tetapi pernikahan seseorang
Ya Illahi Rabbi,
Itu tidak apa-apa…Jika hari ini bukanlah hari pernikahanku
Karena aku yakin dan percaya...
Engkau tidak ingin aku menyakiti seseorang
Dan Engkau mencintaiku lebih dari pada dia mencintaiku
Ya Illahi Rabbi,
Jika hari ini bukanlah hari pernikahanku
Maka aku mohon kepada-Mu...Berikan aku hari yang terbaik
Bersama seorang wanita yang terbaik...Di tempat yang terbaik
Amin…
#Dikutip dari berbagai sumber
Aku harus bangun lebih awal
Melaksanakan shalat dan berterimakasih kepada Allah
Atas semua nikmat yang telah Dia berikan kepadaku
Khususnya untuk hari yang bahagia ini
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku harus membuka jendela kamarku
Hingga bisa kurasakan udara segar di wajahku
Aku ingin melihat matahari terbit
Aku ingin mendengar nyanyian burung-burung
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku ingin melihat senyum diwajah setiap orang
Dan tidak ada satu orangpun yang merasa tersakiti hari ini
Jika ada air mata di mata mereka
Itu hanyalah air mata kebahagiaan
Jika hari ini adalah hari pernikahanku
Aku ingin duduk disamping permaisuriku
Mengenggam jemarinya dalam jemariku
Kemudian akan kubisikkan kepadanya
Selamat datang dalam hidupku…CINTA
Aku terbangun dari mimpi...Semuanya masih terlihat sama
Hari ini bukanlah hari pernikahanku...Tetapi pernikahan seseorang
Ya Illahi Rabbi,
Itu tidak apa-apa…Jika hari ini bukanlah hari pernikahanku
Karena aku yakin dan percaya...
Engkau tidak ingin aku menyakiti seseorang
Dan Engkau mencintaiku lebih dari pada dia mencintaiku
Ya Illahi Rabbi,
Jika hari ini bukanlah hari pernikahanku
Maka aku mohon kepada-Mu...Berikan aku hari yang terbaik
Bersama seorang wanita yang terbaik...Di tempat yang terbaik
Amin…
#Dikutip dari berbagai sumber
Kamis, 13 Oktober 2011
SURAT UNTUKMU (#2)
Kau yang pernah ada dihati…
Lama sudah tidak kurangkai kata untukmu
Kata yang indah tapi tidak seindah senyuman manismu
Kata yang mesra tapi tidak semesra saat kita tertawa dan bercanda
Kau yang pernah ada dihati…
Lama sudah tidak ada kabar darimu
Kabar yang bisa memberikan semangat bagiku
Untuk penantian mimpi dan seuntai rindu buatmu
Kau yang pernah ada dihati
Saat dirimu kembali…
Aku masih disini…di penantian mimpi…
Padang, 13 Oktober 11
“Untukmu yg selalu ada dihati”
Lama sudah tidak kurangkai kata untukmu
Kata yang indah tapi tidak seindah senyuman manismu
Kata yang mesra tapi tidak semesra saat kita tertawa dan bercanda
Kau yang pernah ada dihati…
Lama sudah tidak ada kabar darimu
Kabar yang bisa memberikan semangat bagiku
Untuk penantian mimpi dan seuntai rindu buatmu
Kau yang pernah ada dihati
Saat dirimu kembali…
Aku masih disini…di penantian mimpi…
Padang, 13 Oktober 11
“Untukmu yg selalu ada dihati”
Selasa, 04 Oktober 2011
SURAT UNTUKMU
Buat seseorang disana…
Apakah dirimu pernah tau…aku disini menantimu
Apakah dirimu pernah tau….aku disini merindumu
Apakah dirimu pernah tau…aku disini membutuhkanmu
Jauh….begitu jauh jarak untuk menempuh pertemuan denganmu
Butuh ketulusan…kesabaran, dan keikhlasan untuk menemuimu
Mungkin aku ditakdirkan bukan untuk memilikimu
Tapi aku merasa ditakdirkan untuk selalu menjagamu
Mungkin engkau ditakdirkan bukan untuk mencintaiku
Tapi engkau ditakdirkan untuk selalu berada disampingku
Bingung…itu yang selalu ada dibenakku…
Mungkinkah…Akankah….Kapankah….
Terlalu banyak tanya tapi tidak satupun jawaban yang ada
Perlahan…
Disaat kutulis surat ini…hujan pun turun…sunyi dan mengheningkan
Hanya nyanyian hujan yang terdengar seperti menyampaikan pesan
“Berharap mungkin sebuah mimpi, memiliki mungkin hanya sebuah imajinasi”
Medan, 04 Okt’11
“Kusimpan namanya disudut hati….”
Apakah dirimu pernah tau…aku disini menantimu
Apakah dirimu pernah tau….aku disini merindumu
Apakah dirimu pernah tau…aku disini membutuhkanmu
Jauh….begitu jauh jarak untuk menempuh pertemuan denganmu
Butuh ketulusan…kesabaran, dan keikhlasan untuk menemuimu
Mungkin aku ditakdirkan bukan untuk memilikimu
Tapi aku merasa ditakdirkan untuk selalu menjagamu
Mungkin engkau ditakdirkan bukan untuk mencintaiku
Tapi engkau ditakdirkan untuk selalu berada disampingku
Bingung…itu yang selalu ada dibenakku…
Mungkinkah…Akankah….Kapankah….
Terlalu banyak tanya tapi tidak satupun jawaban yang ada
Perlahan…
Disaat kutulis surat ini…hujan pun turun…sunyi dan mengheningkan
Hanya nyanyian hujan yang terdengar seperti menyampaikan pesan
“Berharap mungkin sebuah mimpi, memiliki mungkin hanya sebuah imajinasi”
Medan, 04 Okt’11
“Kusimpan namanya disudut hati….”
Senin, 03 Oktober 2011
DOA SEORANG AYAH
Doa untuk Putraku
Tuhanku...
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.
Tuhanku...
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya...
Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.
Tuhanku...
Berilah ia kerendahan hati...
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"
Dari berbagai sumber
Tuhanku...
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.
Tuhanku...
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya...
Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.
Tuhanku...
Berilah ia kerendahan hati...
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"
Dari berbagai sumber
Jumat, 10 Juni 2011
PERSAHABATAN
“Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri”
PERSHABATAN
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena sayangnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang
berada di samping anda ??
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan,
kita mengenal teman-teman kita **
Dari berbagai sumber
PERSHABATAN
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena sayangnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang
berada di samping anda ??
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan,
kita mengenal teman-teman kita **
Dari berbagai sumber
Langganan:
Postingan (Atom)