Kamis, 13 Oktober 2011
SURAT UNTUKMU (#2)
Lama sudah tidak kurangkai kata untukmu
Kata yang indah tapi tidak seindah senyuman manismu
Kata yang mesra tapi tidak semesra saat kita tertawa dan bercanda
Kau yang pernah ada dihati…
Lama sudah tidak ada kabar darimu
Kabar yang bisa memberikan semangat bagiku
Untuk penantian mimpi dan seuntai rindu buatmu
Kau yang pernah ada dihati
Saat dirimu kembali…
Aku masih disini…di penantian mimpi…
Padang, 13 Oktober 11
“Untukmu yg selalu ada dihati”
Selasa, 04 Oktober 2011
SURAT UNTUKMU
Apakah dirimu pernah tau…aku disini menantimu
Apakah dirimu pernah tau….aku disini merindumu
Apakah dirimu pernah tau…aku disini membutuhkanmu
Jauh….begitu jauh jarak untuk menempuh pertemuan denganmu
Butuh ketulusan…kesabaran, dan keikhlasan untuk menemuimu
Mungkin aku ditakdirkan bukan untuk memilikimu
Tapi aku merasa ditakdirkan untuk selalu menjagamu
Mungkin engkau ditakdirkan bukan untuk mencintaiku
Tapi engkau ditakdirkan untuk selalu berada disampingku
Bingung…itu yang selalu ada dibenakku…
Mungkinkah…Akankah….Kapankah….
Terlalu banyak tanya tapi tidak satupun jawaban yang ada
Perlahan…
Disaat kutulis surat ini…hujan pun turun…sunyi dan mengheningkan
Hanya nyanyian hujan yang terdengar seperti menyampaikan pesan
“Berharap mungkin sebuah mimpi, memiliki mungkin hanya sebuah imajinasi”
Medan, 04 Okt’11
“Kusimpan namanya disudut hati….”
Senin, 03 Oktober 2011
DOA SEORANG AYAH
Tuhanku...
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.
Tuhanku...
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya...
Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.
Tuhanku...
Berilah ia kerendahan hati...
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"
Dari berbagai sumber
Jumat, 10 Juni 2011
PERSAHABATAN
PERSHABATAN
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar - diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena sayangnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang
berada di samping anda ??
Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai ??
Siapa yang ingin bersama anda saat anda tak bisa memberikan apa-apa ??
MEREKALAH SAHABAT ANDA
Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan,
kita mengenal teman-teman kita **
Dari berbagai sumber
Sabtu, 14 November 2009
MENANTIMU
Penuh goadaan dan cobaan…
Pengharapan ini…
Membutuhkan kekuatan dan kepercayaan…
Bila teringat dirimu…
Aku hanya bisa beristighfar di dalam hati…
Bila melihatmu…
Aku hanya bisa memuji pencipta-Mu…
Bila memilikimu…
Adalah anugerah terindah ya yang kudapati…
Dimana akan kucari...
Kapankah akan kutemui...
Sang bidadari...
Hanya dirimu...
Harapanku...Temanku...Kekuatanku...
Dalam hidup dan dakwah ini...
Pekanbaru, 14 Nop 09
“Masih menanti bidadariku…”
IBU
Seterang rembulan cahayamu memecah kegelapan malam...
Seperti mawar harummu tetap abadi…
Sayangmu...Cintamu...Kasihmu...
Memberikan kekuatan dalam jiwa...
Peluhmu...Lelahmu...Sakitmu...
Membuahkan kekuatan cinta...
Akankah selalu kulihat senyum di wajahmu...
Akankah selalu kurasakan kelembutan hatimu…
Akankah selalu kudengar suara merdumu…
Akankah selamanya bisa bersamamu...
Senyummu adalah kebahagiaanku...
Tangismu adalah lukaku...
Bahagiamu adalah harapanku...
Kasih sayangmu takkan pernah terganti...
Selamanya…abadi…
Terima kasih…Ibu…
Pekanbaru, 14 Nop 09
“I love you Mom...”
DOAKU
Pertemukanlah aku dengan seorang wanita yang soleha…
Halus dan sopan tutur katanya…
Baik akhlaknya…
Cantik parasnya…
Dan bisa membimbing diriku dan keluargaku ke Surga…
Karena ialah kelak yang akan menjadi pendamping hidupku…
Karena ialah kelak yang menjadi ibu dari anak-anakku…
Karena ialah yang mengingatkan aku bila aku khilaf…
Karena bersama ialah aku kelak menjalani pahit manis hidup ini…
Ya Allah…
Hanya ia yang bisa membuat aku gembira...
Hanya ia yang bisa membuat aku tersenyum…
Hanya ia yang bisa menjaga cinta dan kasih sayang-Mu padaku...
Hanya ia yang bisa menjadi mentari dalam jiwaku...
Ya Allah...
Aku mohon pertemuan kami kelak adalah pertemuan yang engkau ridhoi
Dan pertemuan yang paling indah dalam hidupku ini…
Ya Allah…
Mudahkan dan lapangkanlah pertemuan kami…
Untukmu bidadari…
Aku menunggumu disini...
Pekanbaru, 07 Nov 09
Menanti bidadari di malam sepi...