
Selasa, 24 Maret 2009
Happy Birthday (Puisi)
Hari demi hari telah kau lewati
Bulan demi bulan telah kau jalani
Tahun demi tahun telah kau lalui
Tapi apakah kau telah menemukan makna hidup yang kau cari ?
Tuhan ciptakan kehidupan untuk untuk dijalani
Tuhan ciptakan manusia untuk berbakti
Tuhan ciptakan cinta untuk dimengerti
Tuhan ciptakan dirimu untuk suatu tujuan yang pasti
Hadapilah hidup ini dengan tenang
Hadapilah hari-hari dengan riang
Hapuslah setiap kesedihan dengan keceriaan
Pasti kau kan menemukan rahasia hidup yang selama ini tersimpan
Tak ada yang bisa kuberikan
Selain puisi yang kurangkaikan penuh keikhlasan
Selamat ulang tahun kuucapkan
Pancarkanlah sinarmu bagi setiap insan
Medan, Agustus 2006
Bulan demi bulan telah kau jalani
Tahun demi tahun telah kau lalui
Tapi apakah kau telah menemukan makna hidup yang kau cari ?
Tuhan ciptakan kehidupan untuk untuk dijalani
Tuhan ciptakan manusia untuk berbakti
Tuhan ciptakan cinta untuk dimengerti
Tuhan ciptakan dirimu untuk suatu tujuan yang pasti
Hadapilah hidup ini dengan tenang
Hadapilah hari-hari dengan riang
Hapuslah setiap kesedihan dengan keceriaan
Pasti kau kan menemukan rahasia hidup yang selama ini tersimpan
Tak ada yang bisa kuberikan
Selain puisi yang kurangkaikan penuh keikhlasan
Selamat ulang tahun kuucapkan
Pancarkanlah sinarmu bagi setiap insan
Medan, Agustus 2006
Puisiku (Puisi)
Tahukah kau perasaan dihatiku
Yang kau tanam sejak dulu
Ingin kuucapkan lewat rangkaian kata yang indah
Tapi aku tak mampu untuk mengungkapkannya
Hanya dengan puisi ini akan kukatakan sebenarnya
Aku cinta kamu, aku sayang kamu melebihi selama ini yang kau kira
Hanya dengan sebuah puisi yang aku berikan
Sebagai curahan perasaan yang tak sanggup aku katakan
Medan, 2006
Yang kau tanam sejak dulu
Ingin kuucapkan lewat rangkaian kata yang indah
Tapi aku tak mampu untuk mengungkapkannya
Hanya dengan puisi ini akan kukatakan sebenarnya
Aku cinta kamu, aku sayang kamu melebihi selama ini yang kau kira
Hanya dengan sebuah puisi yang aku berikan
Sebagai curahan perasaan yang tak sanggup aku katakan
Medan, 2006
Jomblo (Puisi)
Aku
Beginilah diriku
Tanpa pacar tanpa rindu
Betapa sepi hidupku
Malam minggu menjadi kelabu
Mengerutu hatiku
Bila melihat sepasang kekasih berjalan dihadapanku
Ingin rasanya mengakhiri hidupku
Daripada selalu cemburu
Tapi aku ingat sesuatu
Yang dapat merubahku
Seperti dulu
Yaitu mencari pacar baru
Medan, 2006
Beginilah diriku
Tanpa pacar tanpa rindu
Betapa sepi hidupku
Malam minggu menjadi kelabu
Mengerutu hatiku
Bila melihat sepasang kekasih berjalan dihadapanku
Ingin rasanya mengakhiri hidupku
Daripada selalu cemburu
Tapi aku ingat sesuatu
Yang dapat merubahku
Seperti dulu
Yaitu mencari pacar baru
Medan, 2006
Langganan:
Postingan (Atom)


